Monday 06th of September 2010

news blog logo
news menu leftnews menu right

Khotbah Minggu 10 Januari 2010 PDF Print E-mail
Written by Andy   
Wednesday, 20 January 2010 08:30

Tanggal : 10 Januari 2010.

Nas : Ulangan 5 : 6 – 7.

"JANGAN ADA PADAMU ALLAH LAIN (OKULTISME) "

Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Inilah pidato perpisahan Musa kepada masyarakat Israel sebelum tongkat estafet kepimimpinan diteruskan kepada Yosua memimpin ke Kanaan. Firman Allah dalam ungkapan pidato tadi merupakan proklamasi diri yang kongkrit kepada umat Israel. Israel adalah umat Allah dan TUHAN (YHWH) adalah Allah mereka. Inilah perjanjian kekal yang telah dikatakan kepada para leluhur Israel. Kendati disadari bahwa banyak ritual dan tradisi bangsa lain (goyim) mempengaruhi hidup mereka tapi Israel sebagai umat Allah wajib dan harus menyembah TUHAN.

Kanaan tanah perjanjian sudah didepan mata dan tinggal selangkah lagi menuju kesana. Tapi harus diingat bahwa tanah dan negeri itu masih bertuan. Tidak ada pilihan lain mereka harus berperang untuk merebutnya. Artinya masih dibutuhkan perjuangan yang ekstra untuk meraih impian.

Tapi inilah kunci jawabannya kemenangan akan menjadi milik mereka apabila umat Israel menjaga hubungan dan perjanjiannya kepada Allah. Mereka harus setia artinya jangan ada allah lain dihadapan TUHAN (la ilah ha ilAllah = tiada ilah selain TUHAN)

1. Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Periksa huruf dalam penulisan kata TUHAN (YHWH), Allah. Hal ini menghunjuk kepada kekhususan tersendiri TUHAN (YHWH), Allah dari allah atau ilah lain. Dia adalah Allah yang kudus, ehad Jahweh, pencipta, pemelihara, penguasa yang tak terbandingi dan tak tertandingi. TUHAN (YHWH), Allah inilah yang membawa Israel keluar dari tanah Mesir dari tempat perbudakan. Tidak ada kekuatan lain yang memungkinkan orang Israel keluar dari Mesir. Posisi sebagai budak di Mesir cukup meyakinkan bagi Israel untuk tidak berharap dapat keluar dari Mesir. Kondisi Mesir bagi umat Israel adalah lembah kelam kabut tanpa pengharapan. Peristiwa keluaran Israel dari Mesir merupakan drama terbesar dalam pengalaman hidup di Mesir. Baik orang Mesir maupun orang Israel semuanya menyaksikan tulah dahsyat (hal supra natural) itu terjadi dan mereka tak dapat mengelak. Sehingga ketika Allah mengatakan Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Hal itu berarti adalah upaya menyadarkan memori mereka kembali tentang Eksistensi Allah.

2. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.Melalui kata ”jangan” tersirat arti bahwa TUHAN (JHWH), Allah menentang keras umatNya berhubungan dengan allah lain. Apapun bentuknya, maksudnya, tujuannya, dll setiap bentuk hubungan dengan allah lain dilarang keras oleh TUHAN. Sebab hal tersebut menjijikkan atau menghina Allah sekaligus tindakan secara sadar mengakui adanya kekuatan lain yang sebanding dengan TUHAN. Orang Israel tidak boleh berharap terhadap apa saja yang dilarang TUHAN. Selain itu arti ”jangan” mengandung pengertian jika dilanggar berarti akan ada sanksi atau ganjaran/hukuman kepada pelakunya. Sekali menyembah Tuhan maka Allah Israel itu tidak mau diduakan.

3. Okultisme. Secara umum istilah allah lain dalam dunia pelayanan/gereja dikenal dengan istilah Okultisme yakni paham/isme atau ajaran yang mempercayai adanya kekuatan gaib yang tersembunyi dalam benda atau roh (arwah) tertentu itulah allah lain. Kekuatan ini disebut gelap karena tidak menampakkan diri secara terang-terangan atau nyata. Kuasa kegelapan ini dipakai dan dimanfaatkan orang sebagai allah lain guna menjawab kebutuhannya. Media allah lain bersumber dari Iblis untuk berbagai tujuan misalnya: mempertahankan hidup, mengetahui atau memprediksi masa depan, keinginan untuk berkuasa dan menambah kuasa dan kekuasaan, untuk membedakan sesuatu, dll. Secara umum media yang dilakukan adalah melalui dukun dan kuburan. Dalam kedua unsur inilah konsep allah lain cenderung muncul dan mengoda manusia. Maka dapat dikatakan bahwa setiap bentuk okultisme tidak diperkenankan TUHAN (JHWH), Allah kepada umatNya. Dan TUHAN (JHWH), Allah itu sebegitu kerasnya menghalau penduduk Kanaan yang menyembah allah lain. Sebagaimana kerasnya tindakan Allah kepada orang Kanaan yang mempraktekkan okultisme dengan cara mengusir mereka, demikian juga berlaku bagi umat Allah termasuk umat masa kini jika menyembah/memiliki allah lain. Okultisme itu jahat dimata TUHAN dan Allah tidak akan mentoleransi orang yang melakukan apa yang jahat dimata Allah.

4. Fenomena allah lain sedang menjadi trend zaman, kekuatan magic menyusul acara magic digandrungi banyak orang. Limbat sang the master mencuri banyak perhatian massa. Manusia dengan sengaja telah mengikatkan diri pada kuasa dunia tak terkecuali orang Kristen. Firman TUHAN dengan tegas mengatakan jangan ada padamu allah lain. Cukuplah hanya TUHAN saja dan itu sudah lebih dari cukup, bahkan baik, sangat dan sempurna. Larangan ini diperbuat Allah semata-mata karena kasihNya kepad manusia agar manusia beroleh hidup dan kehidupan. Intinya dekatlah dengan Allah sebab Ia mendekatkan diriNya melalui anakNya yang Tunggal untuk keselamatan manusia.

Pdt. DIM Situmeang.

 

Last Updated on Wednesday, 20 January 2010 08:53
 

Login Form



Polls

Besarkah pengaruh gereja bagi keputusan pemerintah?
 

Who's Online

We have 8 guests online

Berita Diakonia

Ruang Anak Sekolah Minggu




Powered by GKPI. Proudly Hosted by IndoServer.Web.ID