Monday 06th of September 2010

news blog logo
news menu leftnews menu right

Khotbah Minggu 31 Januari 2010 PDF Print E-mail
Written by Andy   
Tuesday, 26 January 2010 03:41

Khotbah Minggu : 31 Januari 2010

Nas : Kisah 22 : 12 – 21

Kembalilah Kepada NYA ,

Laksanakanlah Tugas Pelayanan Mu Dalam Kasih TUHAN


Paulus dipanggil untuk memberitakan Injil di antara orang-orang kafir dan di sini dia memberitakan reaksi atas kejadian yang dialaminya. Pertobatan pada dirinya itu sangat mengherankan dan kesaksiannya di Jerusalem akan membuat orang-orang Yahudi berpikir dan diterima lebih baik ataupun ia bermaksud mengatakan “saya sebagai orang Yahudi yang telah menyia-nyiakan banyak perkara, sama sekali tidak layak untuk menjadi pekabar injil bangsa kafir. Tetapi panggilan tetap dipertahankan. Paulus menjelaskan bahwa ia telah pergi bukan atau permintaannya sendiri dipaksa oleh Allah sendiri supaya pergi kepada orang-orang kafir. Akhirnya dengan terus terang Paulus mengatakan juga hal ini setelah lama ia menangguhkannya dalam pidaTonya. Meskipun pasti dirasakannya bahwa hal ini harus menimbulkan reaksi-reaksi yang hebat pada para pendengarnya.

Penjelasan.

Sensitifnya Paulus dimasyarakat pluralis di mana Paulus menghadapi massa yang mengamuk tanpa dukungan oToritas dari institusi manapun, melainkan dengan rangkaian pembelaan, aghar melaluinya ia dapat merengkuh, merangkul dan menuntun mereka kepada keselamatan. Karena itu Paulus sangat berhati-hati dan sensitif terhadap kepercayaan dan prasangka orang-orang Yahudi. Caranya? Paulus mengidentifikasikan dirinya dengan mereka. Pengindentifikasian ini meliputi kesamaan etnis dan pewaris tradisi Yahudi dengan menyebut mereka sebagai “saudara-saudara dan bapa-bapa”, dan penggunaan bahasa, sebab di dalamnya terkandung nilai-nilai kebudayaan, semangat kebangsaan dan patriotisme. Di samping itu pengidentifikasian Paulus juga mencakup bidang yang paling hakiki bagi bangsa Yahudi yakni hukum Taurat. Ia dengan lantang menyatakan bahwa ia lahir, dibesarkan dan dididik secara Yahudi orTodoks. Karena itu ia sangat fanatik terhadap Hukum Taurat dan Allah sebagai aplikasinya ia menjadi penganiaya pengikut jalan Tuhan. Pengidentifikasian yang dilakukan Paulus tuntas dan menyeluruh, sampai pemakaian istilahpun diperhatikan seperti istilah jalan Tuhan sebagai pengganti “pengikut Yesus” sebab nama “Yesus” mungkin akan membangkitkan emosi mereka kembali.

Pengidentifikasian Paulus ini sangat berhasil karena dapat menenangkan amanah mereka. Bahkan ketika Pauluis mengungkapkan peristiwa perTobatannya secara mendetail mereka tidak menjadi emosi. Sebab ia menegaskan bahwa perTobatannya bukan karena keinginannya sendiri, melainkan intervensi Wahyu Allah dan ada seorang Yahudi yang slah dan disegani sebagai saksi yang sah yaitu Ananias. Namun ketika Paulus berbicara tentang misinya kepada bangsa-bangsa lain, meledaklah amarah mereka. Sebab di mata mereka, membuat orang asing menjadi Kristen tanpa menjadi Allahrang Yahudi terlebih dahulu merupakan suatu penghinaan. Itu sama dengan mengatakan Yahudi dan non-Yahudi adalah sederajat karena mereka dapat datang kepada Allah hanya melalui Kristus. Apulus dibenci dan hendak dibunuh bukan karena reputasi pribadinya tetapi karena Injil Kristus.

Penutup.

Dia mengubah Paulus dari seorang penganiaya jemaat menjadi “saksiNya terhadap semua orang” (Kis 22:15). Hidup dan surat-surat Paulus memberi pengajaran, inspirasi, dan penghiburan kepada gereja pada masa-masa awal dan sampai saat ini. Kekuatan Allah telah mengubah Paulus dan ia kemudian dipakai Allah untuk mengubah dunia di sekitarnya. Bagaimana dengan anda? Sudahkan anda diubahkan oleh kekuatan kuasa Kristus Yesus? Apakah sekarang anda melayaninya dengan taat untuk mengubah kehidupan orang-orang yang berada di sekeliling anda? Jika anda harus dibenci oleh masyarakat sekitar biarlah itu karena Injil yang anda yakini dan bukan karena pribadi dan perbuatan anda. Untuk itu marilah memohon agar Allah bekerja di dalam hati dan hidup kita melalui kita. Dia akan membuat perubahan di dalam keluarga dan masyarakat kita, juga di dalam dunia ini.

Pdt. Paulus Silitonga, MA.

 

Last Updated on Tuesday, 26 January 2010 04:03
 

Login Form



Polls

Besarkah pengaruh gereja bagi keputusan pemerintah?
 

Who's Online

We have 6 guests online

Berita Diakonia

Ruang Anak Sekolah Minggu




Powered by GKPI. Proudly Hosted by IndoServer.Web.ID